12.10.2008

Tentang virus

Ketika beberapa tahun atau bulan yangg lalu, seweaktu virus Brontok dan
variannya menyerang dan booming seantero Indonesia., termasuk juga khususnya di
Yogyakarta, banyak teman-teman saya yang kebingungan dan panik karena anti virus
ternamanya tidak mampu mendeteksi virus ini. Begitu pula selanjutnya virus-virus
lokal yang semakin menggejala di Yogyakarta waktu itu. Dan ternyata saya pun
kemudian mengalaminya, komputer saya akhirnya terkena juga waktu itu (kalau
tidak salah karena memang saya sengaja, pengen membuktikan, he he he).

Saya sampai sekarang masih setia menggunakan Norton AntiVirus 2005 yang masih
terus saya update virus definitionnya tiap minggu, namun ketika boomin virus
lokal terjadi, norton saya pun tidak mampu mendeteksi keberadaan virus tersebut.
Dan beberapa kali pula virus lokal masuk ke komputer saya. Nah, selama saya
menggunakan Widows Xp, saya mempunyai trik paling jitu untuk menghilangkan Virus
atau membasmi Virus lokal ini secara cepat, mudah dan gampang. Dan tips dan trik
berikut selama ini selalu berhasil menyelamatkan komputer saya dari kerusakan
lebih karena virus. Apapun itu jenis virusnya.

Dari beberapa pembacaan saya mengenai cara menghilangkan virus yang saya
dapatkan dari internet seperti situs vaksin.com, saya sering kali malah tidak
melaksanakan anjuran yang diberikan di panduan menghilangkan virus. Seringkali
anjuran menghilangkan virus yang diberikan oleh beberapa situs antivirus malah
menyuruh kita untuk mematikan fitur restore point dan masuk ke safe mode. Nah
dari situ kemudian kita berusaha menghilangkan virus secara manual. Ini tentunya
memerlukan keahlian lebih dan sering kali melelahkan serta memusingkan buat para
pemula seperti saya.

Lalu apa yang saya lakukan. Saya sering kali mencurigai komputer saya apabila
terkena virus. Komputer saya bekerja tidak seperti biasanya alias menjadi sangat
lambat atau bisa juga saya mendapati file-file tertentu yang sangat mencurigakan.
Biasanya file-file tersebut berekstensi .exe. Contohlah kasus brontok yang
iconnya sama dengan folder Windows XP namun memiliki file tipe application dan
berekstensi exe. Ini hanya merupakan salah satu contoh. Saya kok yakin, jika
anda sudah cukup mengenal sang komputer yang menemani hampir tiap minggu
kegiatan anda, suatu perubahan kecil yang tidak biasa yang terjadi di komputer
anda bisa anda ketahui.

Baru seminggu ini saya juga terkena virus yang saya tidak tahu apa sesungguhnya,
bahkan namanya saja tidak tahu. Anti virus saya tidak mampu mendeteksi. Ini
karena saya mendownload file dari suatu situs hacking, bentuknya zip file.
Ketika saya ekstrak tidak terjadi apa-apa, namun ketika file tersebut ingin saya
coba jalankan dan kemudian saya klik dua kali, eh ternyata tidak muncul apa-apa.
Malah kemudian kerja prosesor saya selalu lebih diatas 80%. Hasilnya komputer
saya melambat. Walaupun tidak ada file yang dihancurkan karena virus ini namun
dengan infeksi yang mempengaruhi kerja prosesor saya –yang memang sudah kecil–,
hal ini membuat saya semakin tidak nyaman.

Karena saya pikir virus ini sudah masuk ke memori, saya matikan saya secara
manual (Tidak lewat shut down tapi langsung saya matikan dengan memencet tombol
power lama). Dalam pemikiran saya mungkin dengan cara ini virus tersebut bisa
hilang dari memori dan ketika dinyalakan virus tidak jalan lagi.

Sayangnya, cara yang sering saya lakukan terhadap virus yang sering menginfeksi
memori ini tidak berhasil. Biasanya dengan cara langsung mematikan secara manual
kerja virus bisa berhenti dan kita tinggal mendelete virus tersebut (pake shift
delete, bukan delete biasa). Kemudian cara terakhir saya yang telah sering saya
gunakan untuk mengatasi segala macam virus saya lakukan.

Saya matikan antivirus saya. Kemudian pergi ke applikasi:

Start >> All Programs >> Accessories >> System Tools >> System Restore

Inilah yang biasa saya lakukan jika saya telah kehabisan akal mengatasi virus.
Sedikit catatan mengenai System Restore. System Restore merupakan sebuah fungsi
untuk mengembalikan settingan anda seperti semula seperti waktu penggunaan yang
anda pilih. Setiap anda menginstal atau uninstal software, biasanya System
Restore akan menyimpan Settingan lama anda sebelum anda mengistal atau uninstal
software tersebut. Dengan cara ini setiap ekstensi exe atau aplikasi apapun yang
terinstal sesudahnya akan dihapuskan atau dihilangkan. Termasuk Register Windows
anda akan kembali seperti semula. Hal inilah yang bisa membikin virus hilang
dari komputer anda.

Dengan cara ini anda tentunya tidak mengharuskan adanya instalasi antivirus di
komputer anda. Akan tetapi seringkali ada beberapa virus yang secara otomatis
mematikan fungsi restore point ini. Jika ini terjadi lakukan shutdown manual
lewat tombol power atau cabut aja kabel anda, atau matikan listrik istilahnya (dengan
resiko kemungkinan ada file yang rusak, tapi biasanya tidak terjadi kok), lalu
boot dari safe mode dan restore dari sana ke settingan sebelum terkena virus.
Biasanya berhasil kok, terutama untuk brontok selalu berhasil. Saya juga heran
brontok kan sangat mudah dikenali secara visual kenapa kok bisa-bisanya terkena
virus ini, mungkin bagi yang pemula kali ya? Ah gak tahu saya.

Anehnya, saya jarang menemukan tips dan trik ini dikajian situs-situs antivirus.
Malahan mereka menyuruh mematikan fitur restore ini, kemudian dengan cara yang
lumayan rumit dijelaskan cara-cara menghilangkan virus tersebut secara manual.
Dan tentunya kemudian menyuruk kita lebih baik membeli dan memakai antivirus
mereka yang mereka nyatakan sudah bisa mendeteksi dan menghilangkan virus
tersebut. Mungkin ini merupakan trik bisni mereka sih.

Ohya, sekedar info. Akan lebih baik jika anda menyimpan dokumen anda pada
partisi hardisk yang berbeda, karena biasanya virus menyerang partisi C tempat
system windows anda bekerja. Dengan cara ini, jika komputer anda parah dan tidak
bisa dikembalikan karena terkena virus, anda cukup melakukan instalasi ulang (format
dan instal) windows anda kembali. Tentunya format dan instal di partisi C.
Dengan demikian data anda di partisi yang lain tidak hilang.
Suluh Numpang Nulis

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Kasih komentar dong di bawah sini