6.22.2009

FACEBOOK




Candu baru ini bermula dari sebuah asrama Universitas Harvard Amerika Serikat, lima tahun yang lalu. Mark Zuckerberg, seorang mahasiswa yang kemudian drop out, menjebol database kampus untuk membuat situs facemash.

Dalam situ Facemash itu Zuckerberg membanding-bandingkan foto mahasiswi yang ia dapatkan dan menanyakan kepada pengunjung situs itu siapakah di antara pemilik foto itu yang paling membangkitkan birahi. Situs ini ramai dikunjungi mahasiswa bahkan menyebar luas hingga ke luar kampus.

Para petinggi Harvard murka dengan situs ini. Facemash dibredel. Dan Zuckerberg terancam sanksi administratif yakni diusir dari kampus karena telah melakukan pelanggaran keamanan dan hak pribadi.

Beruntung sanksi itu dibatalkan. Dan beginilah komentar Zuckerberg. "Saya memang seorang yang brengsek karena telah membuat situs itu. Tapi, memang harus ada seseorang yang melakukan hal itu.”

Setelah itu dia meluncurkan situs Thefacebook.com, juga dari kamar asrama Universitas Harvard.

Bagi sebagian orang, Zuckerberg memang orang yang brengsek. Dia memang seorang programer komputer yang handal, namun arogan, egois, dan bengal. Sebelum membuat The Facebook, sebenarnya Zuckerberg sempat disewa oleh trio mahasiswa Harvard yang sudah lebih dulu memiliki ide untuk membuat jejaring sosial.

Mereka adalah si kembar Tyler Winklevoss dan Cameron Winklevoss serta mahasiswa berdarah India Divya Narendra. Bahkan dalam saat yang bersamaan, Zuckerberg juga sering berdiskusi dengan seniornya Aaron Greenspan yang juga punya niat membuat portal jejaring sosial bagi mahasiswa Harvard.

Alih-alih mengerjakan pesanan pekerjaan dari kembar Winklevoss dan Narendra, Zuckerberg justru membuat situs Thefacebook bersama rekan-rekan satu kamar asramanya.

Tanggal 4 Februari 2004, Zuckerberg bersama Eduardo Saverin (mengurusi aspek bisnis), Dustin Moskovitz (programmer), serta Chris Hughes (membantu pemasaran), mendirikan Thefacebook dari kamar asrama mereka.

Langkah Zuckerberg sontak dihujat. Kembar Winklevoss dan Narendra menuduh Zuckerberg melakukan plagiat atas ide mereka dan menggunakan kode sumber yang sebenarnya milik mereka.

Belakangan trio Harvard ini tetap merilis jejaring sosial bernama ConnectU, yang tenggelam pamornya dari Facebook.

Facebook dengan cepat menyebar ke kampus Stanford, Columbia, Yale, dan kampus-kampus lain.

Zuckerberg akhirnya berhenti dari kuliahnya untuk berkonsentrasi mengurusi situs ini. Ia memindahkan markas Facebook ke Palo Alto.Dari sana jejeraring ini kian menggila.

Juli 2004, Saverin berselisih dengan Zuckerberg dan akhirnya keluar dari Facebook. Chris Hughes juga hengkang untuk mengurusi situs kampanye Barack Obama. Begitu pula Moskovitz yang kemudian menyusul keluar dari perusahaan.

Banyak yang percaya bahwa Zuckerberg sengaja mengenyahkan bekas kawan-kawan sekamar kosnya itu, agar tampuk kendali Facebook tetap berada di bawah Zuckerberg.

Konflik di kalangan pendirinya boleh meruncing, tapi pengaruh situs ini terus saja menggila. Jumlah pengguna terus membesar hingga kini menjadi situs jejaring sosial terbesar, mengalahkan MySpace. Februari 2009 lalu menyeruak kabar bahwa Zuckerberg telah mencapai kesepakatan rahasia dengan kembar Winklevoss untuk mengganti kerugian yang diakibatkan Zuckerberg terhadap mereka, sebesar US$ 65 juta.

Sejumlah kalangan menduga bahwa kesepakatan yang sama juga dilakukan terhadap Narendra.

Jutaan penguna di seantero dunia tidak terlalu peduli dengan konfilk Zuckerberg dengan para koleganya. Mereka terus bertukar cerita dan sapaan lewat jejaring ini.

di kutip dari http://adriyan.web.id

4 komentar:

  1. yahh...begitulah FACEBooK!

    BalasHapus
  2. Yang punya gileee bener...FB kalah keren sama Mig33...heheehh

    BalasHapus
  3. wah gini toh ceritanya facebook.. keren ya..

    BalasHapus

Kasih komentar dong di bawah sini